Kamis, 18 Juni 2015

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa:
      Janganlah matahari terbenam, sebelum padam kemarahanmu. (Efesus
      4:26)

Judul:

                         MATIKAN BOM WAKTUNYA

  Suatu hari saya dan istri bertengkar karena perkara sepele. Saking
  sepelenya sampai saya malu untuk menyebutkannya di sini. Tetapi,
  rupanya dampak pertengkaran kami tidaklah sepele. Kami sampai tidak
  bertegur sapa sepanjang hari. Setelah keadaan membaik, saya pun
  menengok ke belakang, ingin tahu kenapa kami bisa bertengkar separah
  itu. Ternyata masalahnya ada di pihak saya. Tanpa saya sadari, saya
  memendam konflik-konflik kecil yang tidak saya selesaikan. Seiring
  dengan berjalannya waktu, konflik kecil makin menumpuk sehingga
  menjadi bom waktu dalam hubungan kami. Akibatnya, ketika ada perkara
  sepele lain yang memicu pertengkaran, bom waktu itu pun meledak.



  Dalam hubungan suami istri, perbedaan cara pandang atau
  ketidaksepakatan mengenai suatu persoalan adalah hal yang wajar.
  Hanya masalahnya, jangan sampai perbedaan yang ada malah
  menghancurkan hubungan yang sudah dibangun. Kalau ada hal-hal yang
  memang harus dibereskan, jangan dipendam-pendam, karena hal itu
  seperti menimbun amunisi untuk bom waktu yang siap meledak.
  Komunikasikan perbedaan dengan baik, dan cari jalan keluar yang
  memperkuat hubungan suami-istri, bukan melemahkannya.



  Rasul Paulus memang benar ketika menasihati jemaat Efesus, agar
  mereka menyelesaikan kemarahan sebelum matahari tenggelam. Kemarahan
  yang tidak segera diselesaikan hanya akan merusak diri sendiri dan
  orang-orang yang ada di sekitar kita. Jadi, marilah kita membereskan
  kemarahan sesegera mungkin--hari ini juga. --Denny Pranolo

            KEMARAHAN HARUS DIBERESKAN SESEGERA MUNGKIN,
            BUKANNYA DITIMBUN SEHINGGA MENJADI BOM WAKTU.

e-RH Situs:                                  http://renunganharian.net
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/06/17/
++++++++++++++++++++++++++++++
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
        http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2015/06/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:                 http://alkitab.sabda.org/?Efesus+4:17-32

  Efesus 4:17-32

  17  Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan:
      Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal
      Allah dengan pikirannya yang sia-sia
  18  dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan
      Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena
      kedegilan hati mereka.
  19  Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri
      kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam
      kecemaran.
  20  Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.
  21  Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran
      di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
  22  yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu,
      harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh
      nafsunya yang menyesatkan,
  23  supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
  24  dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut
      kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang
      sesungguhnya.
  25  Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada
      yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
  26  Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa:
      janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
  27  dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
  28  Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia
      bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya
      sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang
      berkekurangan.
  29  Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi
      pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu,
      supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
  30  Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah
      memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
  31  Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah
      hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala
      kejahatan.
  32  Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh
      kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam
      Kristus telah mengampuni kamu.

Bacaan Alkitab Setahun:
    

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
                Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
          Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

 Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
     Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar